Related Posts with Thumbnails

Senin, 04 Desember 2006

Terimakasih Kepada Tabloid Saji & Penerbit PT. Primamedia (Gramedia Group)

TERIMAKASIH.....

Tablid Saji merupakan bacaan wajib bagi para praktisi kuliner, pelaku wirausaha boga dan siapa saja yang hobi masak atau pecinta makanan enak. Saya pembaca tabloid ini semenjak edisi perdana karena sangat informatif dan bermanfaat. Rasanya ada yang kurang jika ada edisi terlewat.

Rubrikasinya sangat beragam, dibagi dalam tiga kelompok. RESEP, didalamnya memuat Saji Unggul, Menu Minggu Ini, Saji Nusantara, Favorit Anda, Saji Kreasi, Pasti Jadi, Resep Seleb, dan Utak-Atik. Kategori INFO, ada rubrik Ini-Itu, Top-Tip dan Tanya Pakar. ARTIKEL, Plesir, Kisah Sukses, Peluang dan Artikel. Rubrik ini mewadahi semua informasi tentang dunia boga.

Beberapa edisi Saji sebelumnya dan pada edisi No 86/TH-IV yang beredar tanggal 29 November 2006. Tabloid Saji dan Penerbit Buku PT. Primamedia Mengiklankan dua buku saya yang

berjudul Cake & Tart serta buku Kue Tradisional. Kepada Penerbit, PT. Primamedia dan Tabloid Saji, saya atas nama pribadi mengucapkan terimakasih atas dimuatnya kedua buku saya tersebut. Semoga Tabloid Saji tetap menyajikan hidangan yang Lezat, Praktis dan menjadikan pembacanya Kreatif, sesuai slogan tabloid ini, Salam.

Jumat, 01 Desember 2006

Menu Diet Penyakit Maag dan Ganguan Pencernaan



Selain pengobatan medis, penderita maag dan ganguan pencernaan memerlukan menu diet khusus untuk mempercepat penyembuhan. Syaratnya, makanan harus bertekstur lembut/lunak, tidak merangsang produksi asam lambung, porsinya kecil namun sering diberikan (setiap 3 jam). Makanan juga harus memenuhi kecukupan gizi tubuh, baik protein, karbohidrat, vitamin, mineral dan air.

Bahan pangan yang mengandung gas seperti, kol, kembang kol, nangka, durian, minuman bersoda, kopi dan alkohol harus dihindari. Jangan menggunakan bahan pangan berbumbu tajam yang dapat merangsang produksi asam lambung. Misalnya cabai, cuka, asam jawa, belimbing wuluh, asam kandis, asam gelugur, jeruk nipis dan lada.

Bahan pangan yang susah dicerna seperti beras ketan, singkong, jali, ubi, butter cream, kue tart sebaiknya dihindari. Begitu juga dengan bahan pangan berserat tajam seperti kedondong dan nenas.

Teknik pengolahan sebaiknya menggunakan metode rebus dan kukus. Cara memasak ini akan menghasilkan makanan bertekstur lembut/lunak. Hindari memasak dengan cara digoreng atau dipanggang, selain makanan menjadi kering, liat dan keras. Memasak dengan cara ini banyak menggunakan minyak yang dapat merangsang rasa mual.

BUBUR WORTEL MAIZENA

Bahan:
2 sdm tepung maizena
60 g nasi putih
600 ml kaldu ayam/daging
40 ml wortel, parut
50 g daging ayam cincang tanpa lemak
1/4 sdt garam halus

Cara Membuat:
1.
Larutkan tepung maizena dengan kaldu, aduk rata.
2. Didihkan sambil diaduk hingga tekstur mengental.
3. Masukkan nasi putih, daging ayam cincang, parutan wortel dan garam. Masak sambil di aduk hingga nasi menjadi lunak dan semua bahan matang.
4. Angkat, masukkan dalam mangkuk/tempat saji. Hidangkan hangat.
Untuk 2 Porsi


Resep/Dapur Uji/Food Stylist: Budi Sutomo