Related Posts with Thumbnails

Senin, 02 Agustus 2010

Kue Kering Populer Praktis dan Ekonomis


Judul: Kue Kering Populer - Praktis & Ekonomis
Penulis: Budi Sutomo
Penerbit: Nine Season
Harga: Rp. 21.000

Kue kering adalah salah satu jenis kue yang memiliki banyak penggemar, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Kue ini juga mudah dibuat dan teknik pembuatan yang tidak rumit sehingga memungkinkan semua orang dapat membuatnya. Jika Anda jeli membaca peluang usaha, kue kering juga cocok dijadikan sebagai alternatif wirausaha boga.

Berbekal buku kecil ini, Anda akan dipandu bagaimana membuat kue kering populer yang praktis dan ekonomis. Pemilihan resep dilakukan dengan cermat, ukuran yang pas, dan telah lolos dapur uji sehingga teruji keakuratannya. Bahan-bahan dipilih yang mudah didapat, harganya terjangkau, dan teknik pembuatan yang tidak rumit. Resep dibuat dengan bahasa sederhana sehingga mudah dimengerti. Tip-tip anti gagal di setiap resepnya akan membantu Anda meminimalkan kegagalan.

Bagian depan buku ini dilengkapi dengan pengenalan bahan, yang akan sangat membantu Anda, para pemula, untuk mengenal jenis dan kegunaan masing-masing bahan, seperti tepung terigu, margarin, gula pasir, telur, susu bubuk, dan bahan tambahan yang lain. Masing-masing bahan memerlukan penanganan yang berbeda. Seperti memilih jenis tepung terigu, jika salah pilih bisa menyebabkan kegagalan, karena jenis tepung terigu di pasaran banyak ragamnya seperti jenis protein sedang, tinggi, dan rendah. Untuk kue kering digunakan jenis tepung terigu rendah protein yang akan menghasilkan kue kering yang renyah.

Tunggu apalagi, pelajari resepnya, buat adonan dan panaskan oven di dapur Anda. Percayalah, kue kering lezat bikinan Anda pasti akan digemari seluruh anggota keluarga. Selamat berkreasi!

Makanan Sehat Ibu Menyusui

Judul: Menu Sehat untuk Ibu Menyusui
Penerbit: Demedia Pustaka

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan utama bayi yang baru lahir hingga usia enam bulan. Selama masa menyusui, seorang ibu biasanya memproduksi ASI ± 800--850 ml per hari. Pada umumnya, dalam 100 gram ASI terkandung kalori 60 ml kal dan protein 1.2 gram. Komponen nutrisi ini berasal dari sari makanan yang dikonsumsi ibu. Produksi ASI akan lancar jika kebutuhan gizi ibu tercukupi. Oleh karena itu, ibu menyusui harus cermat dalam menyusun pola makan.

Selain pola makan yang seimbang, ibu menyusui juga harus cermat dalam memilih bahan makanan yang dapat memperlancar produksi ASI. Ibu menyusui sebaiknya memperbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan. Sayuran tertentu seperti daun katuk dapat melancarkan produksi ASI karena mengandung laktagogum. Daun katuk juga kaya betakaroten (provitamin A), vitamin C, zat besi, fosfor, dan kalsium yang penting bagi ibu menyusui. Penguasaan tentang menu-menu sehat tentu akan sangat berguna bagi ibu menyusui.

Kualitas ASI sangat dipengaruhi oleh nutrisi yang dikonsumsi ibu. Berikut ini beberapa bahan makanan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi bagi ibu menyusui.

A. Protein hewani.
Bahan-bahan makanan seperti udang, ayam, daging, dan ikan merupakan contoh bahan makanan yang kaya protein hewani. Protein yang berasal dari hewan ini berfungsi sebagai sel pembangun dan membantu meningkatkan kecerdasan otak. Oleh karena itu, ibu menyusui sebaiknya memperbanyak konsumsi bahan-bahan makanan yang mengandung protein hewani.

B. Protein nabati.
Saat menyusui, seorang ibu sebaiknya banyak mengonsumsi bahan makanan yang mengandung protein nabati. Tahu dan tempe adalah contoh bahan makanan yang mengandung protein nabati dengan harga terjangkau. Protein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan ini berfungsi untuk membentuk dan memperbaiki sel-sel tubuh serta mengandung serat makanan yang membantu melancarkan proses pencernaan.

C. Sayuran hijau.
Sayuran hijau mengandung karoten (provitamin A). Kandungan betakaroten pada sayuran mencegah risiko penyakit kanker dan meningkatkan fungsi paru-paru. Sayuran juga mengandung vitamin yang berfungsi sebagai antioksidan untuk kekebalan tubuh. Contoh sayuran hijau adalah daun singkong, bokcoy, dan bayam.

D. Kacang-kacangan.
Kacang-kacangan memiliki kandungan gizi tinggi. Contoh bahan makanan yang termasuk keluarga kacang-kacangan adalah kacang panjang, kacang kedelai, dan kacang merah. Kacang-kacangan merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat yang baik. Bahan makanan ini murah dan mudah didapat.

Selanjutnya, bagaimana mengolah makanan yang mengandung empat kategori bahan makanan di atas sehingga menjadi sajian yang lezat? Berapa komposisi makanan ibu hamil untuk menunjang kebutuhannya? Nah, buku “Menu Sehat untuk Ibu Menyusui” terbitan DEMEDIA ini memberikan panduannya secara praktis buat Anda.