Related Posts with Thumbnails

Minggu, 02 November 2008

Camilan Sehat - Kacang Edamame

Kacang Edamame (Vegetable Soybean) atau sering disebut dengan kacang Jepang sedang menjadi trend camilan sehat. Selain kaya akan vitamin A, kacang ini juga tinggi protein dan serat.

Orang Cina menyebut kacang ini dengan sebutan ‘Mau Dou’, namun jika dilihat dari muasal namanya, kacang edamame berasal dari bahasa Jepang, dari kata ‘Eda’ yang berarti cabang dan ‘Mame’ yang artinya kacang. Atau bisa diartikan buah kacang yang tumbuh di bawah cabang. Sedangkan masarakat Eropa menyebutnya sebagai Green Soybean, Sweet Soybean atau Vegetable Soybea.

Selain enak untuk campuran salad, sup maupun ditumis, keluarga kedelai ini juga lezat dimakan sebagai cemilan dengan cara hanya direbus dengan tambahan sedikit garam. Ditilik dari sisi nutrisinya, kandungan gizi kacang edamame sarat akan gizi. Selain protein, vitamin, lemak, dan karbohidrat, edamame juga mengandung beragam mineral esensial, Kacang ini juga kaya akan serat yang dapat memperlancar proses pencernaan dan mencegah timbulnya kanker kolon.

Anda tertarik mengolah kacang ini sebagai camilan? Caranya sangat mudah, didihkan air dengan sedikit garam dan gula pasir. Rebus kacang edamame hingga matang. Angkat, tiriskan. Siram dengan air dingin matang agar warna kulit tetap terlihat hijau segar. Teks & Foto: Budi Sutomo

Kupas Tuntas Kue Tradisional - Sagon Panggang

Kue berbahan dasar kelapa parut dan tepung ketan ini memiliki cita rasa yang lezat. Kombinasi rasa gurih, manis dan wangi membuat sagon selalu ‘ngangeni’. Anda ingin membuatnya sendiri? Perhatikan kiat-kiatnya agar tidak terjadi kegagalan.

Konon kue ini berasal dari Pulau Jawa, adapun kualitas kue sagon yang baik ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut; tekstur kering, renyah, cita rasa manis dan gurih, tidak tengik serta warna merata kuning kecokelatan. Resep/Dapur Uji/Food Stylist/Foto: Budi Sutomo.

Tip Sukses

  1. Sagong panggang terbuat dari bahan dasar tepung ketan, kelapa dan gula pasir. Pilih tepung ketan yang baru agar aroma wangi dan hasilnya prima.
  2. Kelapa pilih yang tua, kupas kulit arinya agar hasil sagon tidak kehitaman.Jika sagon tidak renyah/keras, kemungkinan disebabkan karena kelapa dan tepung ketan yang digunakan tidak disangrai terlebih dahulu.
  3. Sifat tepung ketan adalah lengket, jika tepung disangrai terlebih dahulu, sifat lengket akan berkurang sehingga kue lebih renyah. Kelapa yang tidak disangrai juga menyebabkan adonan lembek karena kadar santan dan air yang tinggi dari parutan kelapa. Akibatnya kue menjadi keras/liat.
  4. Jangan memanggang kue ini dalam suhu yang terlalu tinggi karena akan menyebabkan kue belum kering namun warnanya sudah menjadi gelap/gosong.

Sagon Panggang

Bahan:

500 g kelapa, kupas,parut memanjang

150 g tepung ketan

100 g gula pasir

50 g margarin

60 ml air

½ sdt vanili bubuk/pasta

½ sdt garam halus

Cara Membuat:

  1. Sangrai tepung ketan selama 10 menit dengan api sedang. Ditempat terpisah, sangrai kelapa hingga kering. Sisihkan.
  2. Campur tepung ketan, kelapa sangrai, gula, garam, margarin, air dan vanili. Aduk rata.
  3. Ambil cetakan kue kering berlubang namun tanpa dasar dengan ketinggian dinding cetakan 5 mm. Masukkan adonan, tekan dan padatkan. Angkat cetakan. Lakukan hingga adonan habis.
  4. Panggang adonan di dalam oven bertemperatur 160oC selama 15-20 menit atau hingga kue matang, kering dan berwarna kuning kecokelatan.
  5. Angkat. Dinginkan.Kemas kue di dalam stoples kedap udara/bok plastik mika.

Untuk: ± 800 g

Tip: Tepung ketan bisa diganti dengan tepung kanji. Gula halus bisa diganti dengan gula pasir. Biarkan kue dingin di ata loyang agar sagon kering sempurna.