Related Posts with Thumbnails

Senin, 05 April 2010

MANFAAT BUAH WALUH

manfaat-buah-waluh

Waluh atau Buah Labu Perenggi adalah salah satu tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. yang mana penanamannya tidak sulit, baik pembibitannya, perawatanya, hasilnyapun cukup memberikan nilai ekonomis untuk Masyarakat.

Pembibitannya cukup dari biji waluh. Satu buah biji waluh dapat mengandung 300-500 biji. Diambil lalu dikeringkan dengan dijemur di bawah panas Matahari selama 1-2 hari. Lalu didinginkan 1 malam selepas itu di rendam dengan air dingin untuk melihat biji yang akan di jadikan bibit unggul. Bibit biji waluh yang mengapung menandakan biji waluh kurang bagus untuk di tanam, sedangkan biji waluh yang terendam/tenggelam menandakan biji waluh tersebut adalah bibit yang bagus untuk di tanam. Setelah mendapat bibit waluh yang bagus kita bisa langsung menanamnya di lahan pertanian, halaman rumah atau tanah pekarangan yang kosong dapat kita manfaatkan.

Dari satu bibit biji waluh yang di tanam dapat menghasilkan buah 6-20 buah waluh, di tambah susulan putik bunga bakal buah baru.



Cara perawatan yang tidak ruwet/susah
waluh yang tumbuh tidak perlu di beri pupuk khusus, kalau ingin diberi pupukpun tidak perlu yang mahal dan susah, dengan memakai pupuk kandang dari kotoran hewanpun dapat di berikan asalkan pupuk tersebut sudah didinginkan terlebih dahulu dengan campuran tanah selama satu minggu, baru bisa di berikan untuk pupuk waluh. Hasil panen buah waluh pun cukup memberikan nilai Ekonomis buat masyarakat, dari satu buah walu dapat menghasilkan beratnya 3-25 kg. kalau di pasarkan per kg 500-1.000 rupiah jadi kalau dalam satu batang walu dapat menghasilkan 6-20 buah yang berat minimal rata-ratanya 4 kg saja, maka masyarakat sudah bisa menambah asset dapur rumah tangga misalnya 4 kg x 6 buah waluh dengan harga Rp 1.000,- rupiah jadi sudah bisa menghasilkan Rp 24.000,-. Kalau ingin menanam dalam lahan pertanian maka yang perlu disediakan adalah bibit biji waluh sebanyak 1 kg/ha, dengan jarak 1x3 m, sebagai perimbangan terhadap kemampuan menjalarnya batang buah waluh, tidak diberi para-para atau penopang tetapi dibiarkan menjalar begitu saja di atas tanah.



Tanaman ini cukup luar biasa karena bisa menyesuaikan sendiri dengan keadaan alam yang berubah-ubah, saat hujan ataupun di musim panas/kemarau tanaman ini tetap bisa hidup dengan baik. Dataran hawa tinggi/dingin maupun dataran rendah berhawa panas cocok ditanami tanaman
waluh/labu ini. Tanah yang cenderung asam dengan ph 5-6,5 justru di sukainya. Intinya daerah Tropis dan Subtropis tetap bisa ditanami.



Di samping itu juga perwatan haruslah rajin menyiangi agar tanah disekitar yang belum tertutupi tidak gampang di tumbuhi rumput.



Gangguan Hama pada tanaman ini biasanya tidak ada, baik itu ulat batang, tikus karena batang pada tanaman
waluh ini berbulu teratur dan tajam.



Hasil panenan bisa dijual di pasaran atau langsung dikonsumsikan dengan dibuat aneka ragam panganan tradisional, atau disimpan di tempat yang suhu standar asalkan tidak terluka kulitnya dan tangkainya jangan dilepaskan. Buah
Waluh ini bisa disimpan dan tahan lama 2-4 tahun tetap bisa dikonsumsi.



Kalau di Negara china sangat digemari terigu/tepung dari buah
Waluh karena kandungan serat tinggi, Vitamin dan sumber karbohidrat yang lebih tinggi dari tepung ubi. Makamya tepung buah Waluh sangat ekonomis harga di Negara tersebut .



Adapun klasifikasi dari tanaman
Waluh ini adalah berasal dari:



Divisi : spermatophyte.

Sub.divisi :Angiospermae

Bangsa : Cucurbitales

Suku : Cucurbitaceae

Marga : Cucurbita

Jenis : Cucurbita moschata durch.



Nama umum atau nama dagangnya adalah
Waluh. Kalau nama dagang didaerah Sumatera adalah Labu Kuning (Melayu) atau lebih di kenal dengan nama buah Perenggi. orang di Pulau Jawa menyebutnya Waluh. Kalau di Negara Eropa menyebutnya Pumpkin.



Adapun deskripsi Tanaman
Waluh ini adalah:



Habtius:

Semak merambat panjang = 25 m.



Batang:

Berkayu lunak, segi lima, berambut, berbuku-buku panjang 25 cm hijau muda.



Daun:

Tunggal, bulat bertangkai, tangkai berlubang, ujung runcing tepi berombak, pangkal membulat, berbulu panjang 7-35cm, lebar 6-30 cm, beralur pertulangan menyirip, hijau.



Bunga:

Tunggal diketiak daun, bentuk corong panjang 15 cm, kuning kelopak bentuk lonceng, pangkal berlekatan bertaju empat sampai enam, berambut hijau pucat, mahkota bentuk corong bercangka lima berbulu beratur, kuning, putik bersegi panjang 1,5-2 cm, kepala putik terbagi dua sampai tiga tebal putih kekuning-kunungan.



Buah:

Bulat, berdaging tebal, diameter 25-35cm, gundul, kuning muda.



Biji :

Keras pipih panjang = 0,75 - 1,5 cm lebar = 5 mm, coklat muda



Akar:

Tunggang, bulat berbintil-bintil putih kotor.



Khasiat dan kegunaan dari tanaman
Waluh atau buah Labu ini sangat banyak diantaranya:

Dapat menjadi Obat tradisional, untuk kecantikan dll.

Untuk anak-anak yang menderita Cacingan maka untuk menyembuhkannya dengan cara mengambil 10 gr biji Waluh segar disangrai lalu ditumbuk sampai halus diseduh dengan air panas/hangat kukuh kemudian di saring diminum sekaligus sebelum tidur.



Untuk anak-anak yang kurang nafsu makan bisa juga diberikan makan daging buah
waluh dibuat dalam panganan yang bisa menarik minat anak untuk mencicipinya karena daging waluh sendiri bisa menambah nafsu makan.



Bagi para Ibu atau Remaja Putri yang ingin Diet atau menurunkan berat badan yang berlebihan tak susah-susah puasa ataupun mengurangi makan tapi dengan rajin mengkonsumsi daging
waluh direbus sebagai menu sarapan pagi atau menu makan malam terapkan selama 1 minggu akan terlihat buktinya. Karena kandungan seratnya yang tinggi sehingga bisa memperlancar buang air besar.

Yang menginginkan kecantikan secara alami dapat pula mengambil Getah dari kulit waluh yang segar dapat di gunakan sebagai Masker wajah. Manfaatnya untuk mengencangkan kulit wajah, jerawat serta halus, oleskan getah walu di wajah diamkan selama 20 menit kemudian dibasuh dengan air suam-suam kuku. Kandungan Vitamin C nya yang terdapat di dalam getah kulit Waluh.





Waluh kata orang di Jawa, Buah Labu kata orang Sumatera/melayu ini sangat besar manfaatnyan yang telah di teliti oleh Pakar Gizi dan Kesehatan seperti dapat membantu menyembuhkan berbagai Penyakit diantaranya adalah sebagai berikut:

- Tekanan darah tinggi.

- Arterostklerosis /penyempitan pembuluh Darah.

- Jantung Koroner.

- Diabetes mellitus/Kencing manis.

- Menurunkan Panas.

- Memperlancar BAB.

- Mencegah berkembangnya sel penyakit Kanker.



Adapun unsur Vitamin dan yang terkandung di dalam tanaman ini adalah:

- Dalam 100 gr labu kuning ada 34 kalori.

- Lemak 0,8

- 45 mg Kalsium.

- Mineral 0,8

- Serat

- Vitamin C

- Vitamin A



Jadi waluh ini sangat baik dikonsumsi untuk anak-anak maupun orang Dewasa.Kandungan Kimia dalam tanaman buah waluh ini adalah: Saponin, Flavanoida dan Tanin.

Saponin



menjadi sumber anti-bakteri dan anti-virus,

meningkatkan sistem kekebalan tubuh,

meningkatkan vitalitas,

mengurangi kadar gula dalam darah,

mengurangi penggumpalan darah.

Flavanoid



melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh dan mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah,

mengurangi kandungan kolesterol serta mengurangi penumbunan lemak pada dinding pembuluh darah,

mengurangi kadar resiko penyakit jantung koroner,

mengandung anti-inflamasi (anti-radang),

berfungsi sebagai anti-oksidan,

membantu mengurangi rasa sakit jika terjadi pendarahan atau pembengkakan.

Tanin

sebagai pengikat protein dan sebagai pelindung protein dari degradasi mikroba rumen.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar